City Touring PalopoHAI Sulawesi TrabasJamda Honda ADVKomunitas BikersPalopoPatahuddingWisata Tana Luwu

Jelajahi Rute Pegunungan Sampoddo dengan Touring Honda ADV yang Menyuguhkan Keindahan Alam Luwu

Di tengah pesona alam yang memukau, ratusan penggemar sepeda motor berkumpul di Luwu dan Kota Palopo untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) I Honda ADV Indonesia (HAI) Regional Sulawesi Trabas 2026 yang berlangsung pada 3-5 April 2026. Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan antar-komunitas, tetapi juga merupakan ajang untuk mempererat silaturahmi lintas daerah serta mempromosikan potensi wisata yang ada di Tana Luwu.

Dukungan Pemerintah Terhadap Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Bupati Luwu, H. Patahudding, mengungkapkan keyakinannya bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pengembangan komunitas otomotif di wilayahnya. “Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan promosi potensi wisata di Luwu,” tegasnya.

Pelepasan Peserta Touring

Puncak acara berlangsung pada hari Sabtu, 4 April 2026, ketika peserta city touring secara resmi dilepas oleh Koordinator Humas Pengurus Nasional HAI, Om Frans. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua peserta yang telah hadir dari berbagai daerah.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah bergabung. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” ujarnya dengan penuh semangat.

Menelusuri Rute Pegunungan Sampoddo

Rombongan peserta memulai perjalanan mereka dari Desa Wisata Modern Sampoddo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Mereka menyusuri jalan nasional yang menghampar di pegunungan Sampoddo, sebuah jalur yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam perbatasan antara Luwu dan Palopo.

Berhenti di Titik Strategis

Setelah memasuki Kota Palopo, peserta melakukan beberapa pemberhentian di lokasi strategis, seperti:

  • Sirkuit Ratona Palopo
  • Kantor Wali Kota Palopo
  • Lapangan Pancasila
  • Kompleks Kedatuan Luwu
  • Masjid Jami Tua Palopo

Selain menikmati perjalanan, para peserta juga berkesempatan untuk mencicipi kuliner lokal, termasuk durian khas Luwu, sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Akhir Perjalanan di Kopi Galung

Rangkaian city touring ini berakhir di kawasan Kopi Galung, Kota Palopo. Tempat ini menjadi titik finis sekaligus lokasi istirahat dan makan siang bagi para peserta. Di sini, mereka dapat bersantai dan menikmati suasana yang nyaman setelah perjalanan panjang.

Keterlibatan Peserta dari Berbagai Provinsi

Ketua Panitia, Aziz Aripuddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari tiga provinsi utama, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Selain itu, mereka juga menyambut tamu dari Sulawesi Tengah, Bali, hingga Jakarta.

Panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan peserta, antara lain area camping, panggung hiburan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya di kawasan Sampoddo. “Kami ingin memastikan bahwa peserta merasa nyaman dan dapat menikmati setiap momen yang telah kami siapkan,” ujarnya.

Agenda Menarik Selama Jamda I

Jamda I ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik, seperti:

  • Camping dan gathering komunitas
  • Sharing antar bikers
  • Syukuran Anniversary ke-5 HAI Palopo Chapter
  • Live music dan hiburan
  • Penampilan DJ Uni dan MC Putri

Kegiatan ini didukung oleh banyak pihak, termasuk Astra Honda Motor, Honda Community, PT BMS, DSO Djarum Palopo, Kopi Galung, dan sejumlah mitra lainnya, yang turut berkontribusi meningkatkan keseruan acara.

Membangun Citra Luwu Melalui Event Komunitas

Dengan mengusung konsep yang menggabungkan otomotif dan pariwisata, Jamda I HAI Sulawesi Trabas menjadi bukti bahwa komunitas dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat solidaritas antar bikers, tetapi juga untuk memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya yang dimiliki Tana Luwu ke tingkat yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih mengenal dan mencintai potensi wisata yang ada di daerah mereka, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal.

Keindahan alam dan budaya yang kaya menjadi daya tarik utama yang siap untuk dijelajahi lebih dalam oleh para pengunjung. Rute pegunungan Sampoddo tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara yang memuaskan, tetapi juga panorama alam yang menakjubkan.

Dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap alam, komunitas ini berupaya untuk terus mengembangkan potensi wisata yang ada, sehingga Luwu semakin dikenal sebagai destinasi unggulan di Indonesia. Semoga acara serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Back to top button