Wagub Nyanyang Jamin Kelancaran Pelayaran dan Keamanan Stok Beras untuk Tiga Bulan Mendatang

Menjelang hari raya, dua hal yang menjadi kekhawatiran masyarakat adalah kelancaran perjalanan mudik dan ketersediaan stok bahan pangan. Nyanyang Haris Pratamura, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, mengambil langkah proaktif dalam menangani dua isu pokok tersebut. Melalui peninjauan langsung pada infrastruktur angkutan dan gudang pangan, Nyanyang menjamin kelancaran pelayaran dan keamanan stok beras untuk tiga bulan mendatang.
Kesiapan Infrastruktur Mudik
Nyanyang secara langsung telah melaksanakan pengawasan dan pengecekan pada tiga lokasi strategis di Pulau Bintan, termasuk Pelabuhan Sri Bintan Pura, Gudang Bulog Tanjungpinang, dan Pelabuhan RoRo Tanjung Uban. Tujuan utama dari peninjauan ini adalah untuk menjamin kelancaran pelayaran bagi masyarakat yang akan pulang kampung.
Menurutnya, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan perjalanan pulang kampung berjalan lancar dan aman. “Kita ingin memastikan perjalanan masyarakat menjadi mudah dan lancar, sehingga mereka bisa merayakan lebaran dengan bahagia di rumah,” ujar Nyanyang.
Pembelian Tiket Online dan Penyesuaian Jadwal
Untuk mencegah penumpukan penumpang di pelabuhan, pemerintah daerah telah menyediakan sistem pembelian tiket secara online. Dengan ini, penumpang tidak perlu lagi mengantre panjang untuk mendapatkan tiket. Selain itu, jadwal pemberangkatan baik untuk pesawat, kapal feri, maupun speedboat juga telah disesuaikan di masing-masing pelabuhan dan bandara, termasuk di Batam, Tanjungpinang, dan Tanjung Uban.
Peningkatan Kualitas Layanan Pelabuhan
Nyanyang juga menyoroti peningkatan kualitas layanan pelabuhan. Salah satu langkah yang telah diambil adalah meningkatkan ketertiban layanan porter, yang kini sudah diatur sesuai antrean tanpa ada lagi aksi rebutan barang. Namun, ia juga mengimbau para pemudik untuk membawa barang bawaan secukupnya sesuai kebutuhan dan selalu menjaga keselamatan agar perjalanan berangkat hingga pulang berjalan kondusif.
“Kelancaran arus mudik ini tidak lepas dari sinergi lintas sektoral. Melalui koordinasi dalam Operasi Ketupat/Seligi, pemerintah daerah bersama Dinas Perhubungan telah merapatkan barisan dengan Basarnas, TNI, Polri, KSOP, Karantina, hingga pihak Imigrasi,” kata Nyanyang.
Ketersediaan Pangan Terjamin
Bukan hanya soal transportasi, Nyanyang juga memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayah Kepri. Ia meninjau langsung Gudang Bulog Tanjungpinang dan membawa kabar baik bahwa ketersediaan beras di Kepri sangat aman hingga tiga bulan ke depan. Saat ini, terdapat 120 ton beras SPHP dan 2.100 ton beras lainnya yang sedang dipersiapkan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu panik. Kita cukup stok beras untuk tiga bulan ke depan,” tegas Nyanyang.
Prioritas Distribusi Antarpulau
Untuk memastikan kebutuhan pangan di daerah kepulauan tetap terpenuhi selama musim mudik, Nyanyang telah menginstruksikan agar pengiriman bahan pokok ke luar daerah tetap diprioritaskan bersamaan dengan keberangkatan armada mudik. Ia menilai konektivitas antarpulau dan antarprovinsi yang dilayani oleh Pelindo, BP Kawasan, dan ASDP (RoRo) sudah berjalan dengan SOP yang sangat baik tanpa ada kendala.
Kelancaran Suplai Minyak
Menyikapi stok minyak goreng yang mulai menipis, Nyanyang menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan PT Sinergo Oil Nusantara untuk menjamin kelancaran suplai minyak ke seluruh kabupaten/kota di Kepri. Pemerintah Provinsi Kepri juga terus hadir membantu masyarakat menyambut Lebaran melalui Gerakan Pangan Murah.
Menanggapi tingginya antusiasme warga terhadap ketersediaan daging segar dan sembako murah, Nyanyang menjelaskan bahwa Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Diskop UMKM akan terus mendorong kelancaran penyaluran program tersebut agar kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terserap dan terpenuhi secara merata.