Pemko T.Balai Adakan Tepung Tawar dan Doa Bersama untuk Wali Kota Mahyaruddin Salim yang Berangkat Haji

Pemberangkatan Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, untuk menunaikan ibadah haji menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat dan pemerintah kota. Dalam rangka menyemarakkan perjalanan spiritual ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai mengadakan acara tepung tawar dan doa bersama pada Senin, 13 April 2026. Acara ini berlangsung di Aula Sutrisno Hadi, yang terletak di Kantor Wali Kota Tanjungbalai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mendoakan keberangkatan Wali Kota dan istri, Mashandayani Siahaan, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi antar anggota pemerintah daerah.
Acara Tepung Tawar yang Khidmat
Dalam acara yang penuh khidmat ini, berbagai pejabat dan masyarakat setempat turut hadir untuk memberikan dukungan moral. Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, serta sejumlah asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah juga hadir. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung setiap langkah Wali Kota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pernyataan Wali Kota Sebelum Berangkat
Di tengah suasana yang penuh haru, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan acara tepung tawar dan doa bersama. Ia menegaskan bahwa keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji ini direncanakan akan berlangsung pada bulan Mei mendatang. “Alhamdulillah, niat baik kita untuk melaksanakan ibadah haji tahun 2026 kini diberikan jalan oleh Allah SWT untuk bisa terlaksana,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Harapan dan Doa untuk Kota Tanjungbalai
Dalam kesempatan itu, Mahyaruddin juga mengajak semua yang hadir untuk mendoakan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya doa agar Kota Tanjungbalai senantiasa diberi kemudahan dalam menjalankan program-program pembangunan yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. “Mari kita doakan agar Tanjungbalai menjadi EMAS, yakni elok, maju, agamais, dan sejahtera,” imbuhnya, menegaskan komitmennya terhadap kemajuan kota.
Membangun Sinergi Selama Ibadah Haji
Sebelum keberangkatan, Wali Kota juga memberikan pesan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemko Tanjungbalai. Ia mengingatkan agar mereka tetap solid dan bersinergi, serta terus berkolaborasi dalam setiap pelaksanaan program kerja. Fokus pada pelaksanaan yang terukur dan profesional menjadi kunci untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. “Saya harap semua tetap bekerja dengan baik, agar pelayanan kita tetap dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Doa Bersama untuk Keberangkatan yang Selamat
Pada akhir acara, Wali Kota Mahyaruddin Salim meminta doa dari seluruh yang hadir agar perjalanan ibadah haji yang akan dijalaninya bersama istri diberikan kelancaran. Ia berharap agar seluruh masyarakat Tanjungbalai yang juga akan melaksanakan ibadah haji dapat menjalani perjalanan mereka dengan baik. “Semoga perjalanan ini diberikan kemudahan hingga kami pulang ke tanah air dengan selamat. Mari kita saling mendoakan agar seluruh masyarakat Tanjungbalai yang melaksanakan ibadah haji bisa berjalan lancar, diberikan kesehatan, dan kembali dengan baik,” ungkapnya.
Arti Penting Tepung Tawar dalam Tradisi
Tepung tawar adalah tradisi yang sarat makna dalam budaya masyarakat Indonesia, terutama di Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi simbol harapan dan doa agar orang yang berangkat haji mendapatkan perlindungan dan keselamatan. Melalui acara tepung tawar, diharapkan para jamaah haji dapat menjalani ibadah dengan penuh berkah. Selain itu, tradisi ini juga menjalin hubungan emosional antara pemimpin dan masyarakat.
Kesimpulan yang Menginspirasi
Acara tepung tawar dan doa bersama ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan dukungan dan doa dari semua pihak, diharapkan Wali Kota Mahyaruddin Salim dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyu dan kembali membawa inspirasi untuk kemajuan Kota Tanjungbalai. Seluruh masyarakat juga diharapkan dapat mengambil pelajaran dari acara ini, yaitu pentingnya bersinergi dan saling mendukung dalam setiap langkah menuju kebaikan.
