Sosialisasi CANTIK 2026, Pemko Binjai Tingkatkan Fondasi Data Digital Kelurahan

Pemerintah Kota Binjai telah mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan pengelolaan data digital di tingkat kelurahan melalui program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) yang ditargetkan untuk tahun 2026. Dengan mengedepankan fondasi data digital kelurahan, Pemko Binjai berkomitmen untuk memperkuat tata kelola data yang dapat mendukung pembangunan yang lebih efektif dan efisien.
Inisiatif CANTIK dan Tujuan Utamanya
Pemko Binjai, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, berupaya memperkuat fondasi data digital kelurahan dengan meluncurkan program CANTIK. Kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai di Aula Kantor Camat Binjai Utara ini mengusung tema “Kelurahan Cerdas Data, Data Berbasis Digital untuk Pelayanan Prima”. Program ini bertujuan untuk menyelaraskan pengelolaan data di daerah dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Peran Kepala Dinas dan BPS
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, turut hadir dalam sosialisasi tersebut, didampingi oleh Kepala Bidang Statistika Dinas Kominfo, Melfa Fajarina. Dalam kesempatan ini, mereka menekankan pentingnya data yang akurat dan berkualitas untuk perencanaan pembangunan yang lebih baik.
Kepala BPS Kota Binjai, Alberto Hasugian, menjelaskan bahwa program CANTIK adalah langkah strategis untuk memastikan data yang dihasilkan berkualitas. “Dengan data yang akurat, perencanaan pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Alberto juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi program ini. Terutama di tiga kelurahan yang dipilih di Kecamatan Binjai Utara, yaitu Kelurahan Kebun Lada, Kelurahan Cengkeh Turi, dan Kelurahan Jati Karya. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan data dan pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Tantangan yang Dihadapi
Seiring dengan potensi besar yang dimiliki kelurahan, Alberto mengakui bahwa ada tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait dengan keterbatasan anggaran. Beberapa kelurahan tidak mendapatkan Anggaran Dana Desa (ADD) yang biasanya menjadi sumber pendanaan untuk program-program pembangunan. Meskipun demikian, Alberto percaya bahwa kelurahan masih memiliki peluang untuk berkembang meskipun dengan anggaran yang terbatas.
- Kelurahan dapat berprestasi meskipun dengan anggaran minim.
- Tantangan keterbatasan anggaran menjadi penghalang bagi banyak kelurahan.
- Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan data.
- Pemko Binjai berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data di kelurahan.
- Program CANTIK difokuskan pada penguatan data di kelurahan terpilih.
Fokus Program CANTIK 2026
Program CANTIK tahun 2026 akan terfokus di tiga kelurahan di Kecamatan Binjai Utara. Ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan data digital kelurahan yang dapat mendukung pelayanan publik yang lebih baik. Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Kerja Sama Setdako Binjai, Avro Wibowo, serta perwakilan dari Polsek Binjai Utara dan para lurah di Kecamatan Binjai Utara.
Diharapkan dengan adanya program ini, setiap kelurahan tidak hanya mampu mengelola data dengan baik, tetapi juga dapat memanfaatkan data tersebut untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang lebih terencana.
Manfaat Fondasi Data Digital Kelurahan
Penerapan fondasi data digital kelurahan memiliki banyak manfaat, di antaranya:
- Peningkatan Transparansi: Data yang dikelola secara digital memungkinkan masyarakat untuk mengakses informasi dengan lebih mudah.
- Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Data yang akurat membantu pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat.
- Efisiensi Pelayanan Publik: Dengan data yang terintegrasi, proses pelayanan publik dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.
- Partisipasi Masyarakat: Masyarakat dapat lebih terlibat dalam pengawasan dan evaluasi program-program pemerintah.
- Inovasi dalam Pengelolaan Data: Pemanfaatan teknologi digital membuka peluang untuk inovasi dalam pengelolaan data dan pelayanan publik.
Kesimpulan
Program CANTIK di Kota Binjai menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan fondasi data digital kelurahan. Dengan fokus pada penguatan data dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan. Seiring dengan pelaksanaan program ini, penting bagi semua pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan kelurahan yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
